Titiek Soeharto: Reformasi Gagal, Era Soeharto Lebih Baik

Jika dilihat secara mendalam, memang era reformasi atau setelah kejatuhan Soeharto belum berjalan secara maksimal. Bahkan ada yang mengatakan gagal. Hutang luar negeri semakin besar, tembus di angka Rp 4000 T, rupiah kian melemah (14.000 per dolar), ekonomi juga belum membaik dan belum lagi kondisi lainnya. Tidak sedikit pula yang membandingkan era reformasi sekarang dengan era Soeharto. Salah satunya adalah Titiek Soeharto.

Era Reformasi Belum Membaik

Anggota DPR Siti Hediati Herijadi, atau lebih dikenal dengan nama Titiek Soeharto, putri kedua almarhum mantan presiden Soeharto, baru-baru ini mengatakan hal yang cukup mengejutkan. Dia mengatakan bahwa gerakan reformasi, yang dimulai setelah jatuhnya kepemimpinan ayahnya pada tahun 1998, belum berjalan dengan baik. Bahkan tidak sedikit menganggap bahwa negara salah atur atau dipimpin oleh orang tidak kompeten.

Titiek yang berbicara pada acara ulang tahun Supersemar ke-5 pada hari Minggu, mengklaim bahwa kondisi Indonesia belum membaik secara signifikan walaupun sudah dilakukan reformasi selama 20 tahun setelah era Orde Baru berakhir. Tentu saja ini menjadi perhatian serius sekaligus keprihatinan dirinya akan nasib bangsa dan negara.

Supersemar sendiri merupakan singkatan dari Surat Perintah 11 Maret, adalah sebuah dokumen yang ditandatangani oleh mantan presiden Soekarno pada tahun 1966, di mana dia memberi wewenang kepada Soeharto untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memulihkan kondisi sosial dan politik setelah kudeta pro komunis yang gagal tahun 1965

Kandidat Presiden 2019

Banyaknya masalah dan semakin memburuknya kondisi bangsa dan negara membuat banyak orang menaruh harapan judi togel hk besar pada saat pilpres 2019 nanti. Tidak sedikit juga yang ingin kembali ke masa Soeharto karena dianggap lebih nyaman, harga-harga lebih murah, kondisi politik dan ekonomi lebih kondusif hingga daya saing negara juga tinggi.

Titiek Soeharto juga senada dengan hal tersebut di atas.”Era Soeharto lebih nyaman, kan? (Era) ini menjamin pasokan makanan dan lapangan kerja bagi rakyatnya,” katanya seperti dikutip Tempo. Ungkapan seperti itu juga diaminkan oleh banyak masyarakat di Indonesia yang mengharapkan kondisi negara lebih baik seperti di zaman Soeharto mengingat kondisi saat ini sangat sulit bagi mereka.

Titiek melanjutkan: “Sejarah negara kita telah membuktikan kebaikan dan keramahan Soeharto sepanjang 32 tahun di masanya. Banyak orang masih merindukan dan berdoa untuknya”. Ini bisa dilihat dari banyaknya stiker bergambar mantan presiden Soeharto melambaikan tangan dan terdapat tulisan ‘Piye kabare? Enak Jamanku Toh’. Selain itu, makam Soeharto juga selalu ramai akan peziarah.

Para ahli menganggap pernyataannya sebagai tanda yang jelas atas kebangkitan dan kembalinya keluarga marga Soeharto dalam pentas politik negara. Pusat Peneliti Politik Bidang Strategis Internasional (CSIS) J. Kristiadi mengatakan pada hari Senin, pernyataan dari sekretaris jenderal Sekjen AHM Ahmad Hadari, yang mendukung putra bungsu Soeharto, Hutomo Mandala Putra, untuk menjadi kandidat dalam pemilihan presiden 2019, memberi sinyal yang jelas tentang kebangunan rohani keluarga Soeharto.

Situasi seperti itu terjadi karena demokrasi di Indonesia tidak berjalan seperti yang diharapkan. “Lembaga demokrasi telah gagal memenangkan kepercayaan masyarakat,” kata Kristiadi. Kegagalan demokrasi ini bisa dimanfaatkan oleh keluarga Soeharto untuk mengembalikan kepercayaan publik akan kehidupan yang pernah mereka rasakan di bawah kepemimpinan Soeharto. Hanya saja, ini bukan langkah yang mudah mengingat beberapa kandidat presiden seperti Jokowi dan Prabowo terus bersaing ketat di kancah politik nasional.

Hampir Empat Dekade Jadi Aktor, Gary Oldman Akhirnya Raih Oscar

Terpenuhi sudah keinginan Gary Oldman sebagai aktor. 39 tahun bergelut di industri entertainment Hollywood, pria kelahiran London ini akhirnya sukses membawa pulang Piala Oscar. Ya, pria berusia 59 tahun ini berhasil keluar sebagai Aktor Terbaik dalam 90th Academy Awards yang resmi digelar hari Minggu (4/3) malam di Dolby Theatre atau Senin (6/3) pagi waktu Indonesia.

 

Peran tanpa cela Oldman sebagai mantan Perdana Menteri Inggris, Winston Churchill dalam DARKEST HOUR memang penantian panjang.  Hampir empat dekade menjadi aktor, Oldman akhirnya mendapatkan karakter yang sesuai dengan kemampuan akting luar biasanya. Jauh sebelum berperan sebagai Churchill, Oldman sudah begitu identik dengan banyak peran nonton movie online seperti ayah baptis Harry Potter, Sirius Black, dan polisi sahabat Batman, James Gordon dalam trilogi THE DARK KNIGHT karya Christopher Nolan.

 

“Aku tak tahu bagaimana perasaanku menang Oscar di tahun-tahun mendatang. Namun bisa menang karena kau memerankan salah satu sosok besar yang pernah dikenal di Inggris adalah hal yang membanggakan. Hal ini menjadi salah satu highlight dalam karierku. Sebuah pengakuan atas profesiku yang amat signifikan,” ungkap Oldman seperti dilansir Detikhot.

 

Oldman sukses meraih Oscar dan mengalahkanTimothee Chalamet (CALL ME BY YOUR NAME), Daniel Day-Lewis (PHANTOM THREAD), Daniel Kaluuya (GET OUT) dan Denzel Washington (ROMAN J ISRAEL, ESQ).

 

Demi Jadi Winston Churchill, Oldman Habiskan Tiga Jam

 

Sempurnanya sosok Oldman menjelma jadi Churchill memang tak bisa dilepaskan dari tangan dingin Kazuhiro Tsuji. Bahkan Tsuji juga sukses menyumbangkan Oscar perdana untuk DARKEST HOUR  lewat kategori Tata Rias dan Rambut Terbaik. Untuk mengubah Oldman menjadi Churchill tanpa cela, rupanya Tsuji membutuhkan waktu cukup lama yakni mencapai tiga jam dalam sekali makeup.

 

“Kami menghabiskan waktu sekitar tiga jam 16 menit. Wajah manusia punya banyak sekali bagian yang berbeda-beda. Aku harus sangat memperhatikan soal detail wajah Churchill. Kesulitannya, struktur wajah Gary sangat berbeda dengan Churchill. Karena terlalu beda, aku menggunakan bahan yang sangat lembut, yang bisa mengikuti gerakan dan ekspresi Gary,” cerita Tsuji.

 

Tsuji pun berpendapat bahwa Oldman sangatlah memahami proses panjang dalam make up aktor. Menurut Tsuji, mantan suami aktris Uma Thurman itu adalah salah satu dari sekian aktor yang bisa diam dalam waktu lama. “Dia sangat kooperatif dan mengerti apa yang harus ia lakukan. Jika seorang aktor makan, bisa merusak make up. Jadi dia menghindarinya dan cuma minum smoothies. Salah satu cucu Churchill kini memanggilnya kakek,” canda Tsuji bangga.

 

Mantan Istri Ketiga Protes Oscar Oldman

 

Kegemilangan Oldman meraih Oscar ini rupanya ternodai oleh aksi protes Donya Fiorentino. Sekedar informasi, Fiorentino adalah istri ketiga Oldman yang dinikahi selama empat tahun mulai 1997 hingga 2001. Fiorentino jadi istri Oldman setelah ayah tiga anak itu lima tahun hidup menduda usai cerai dari Thurman.

 

Aksi protes Fiorentino ini diungkapkan lewat sindiran kepada penyelenggara Oscar, Academy of Motion Picture Arts and Sciences. Hubungan Fiorentino dan Oldman memang tidak cukup baik. Di mana pada tahun 2001, Fiorentino menuding sang mantan suami telah melakukan kekerasan secara fisik dan emosional selama mereka jadi hubungan suami istri. “Selamat Gary dan selamat pada The Academy karena tak hanya memberikan Oscar pada satu tapi dua pelaku kekerasan. Kukira kita sudah mulai berubah. Apa kabar dengan gerakan #MeToo?” ungkap Fiorentino kepada TMZ.

Ini Alasannya Mengapa Harus Nonton Film Benyamin: Biang Kerok

Film-film remake tampaknya akan semakin menjadi trend di dunia perfilman tanah air. Setelah DKI Reborn, kini giliran fim Benyamin: Biang Kerok yang diproduksi dari film dengan judul yang sama dan rilis di tahun 1972. Tetapi sebagai konsumsi publik masa kini tentu saja tokoh utama Pengki tak lagi tampil dengan atribut “kampung” nya melainkan modern sebagaimana anak-anak muda milenial zaman sekarang. Dari segi tampilan wajah pun, Pengki masa kini memang lebih rupawan karena diperankan oleh Reza Rahadian, actor watak peraih Piala Citra. Berikut ulasannya.

 

Alasan harus menonton film Benyamin: Biang Kerok

Bagi Anda yang penasaran apakah Pengki jaman now tetap tampil selucu Pengki versi bintang aslinya, berarti Anda harus menyimak ulasan berikut ini.

 

Ada aksi Mission Impossible di film Benyamin

Siapa sangka kalau Pengki yang culun dan norak itu ternyata dapat melakukan misi rahasia ala Ethan Hunt di film Mission Impossible. Ia bahkan dapat menyamar dengan wajah orang lain berkat masker wajah rancangan sahabatnya yang jenius. Demi mencapai tujuannya Pengki juga rela melakukan misi berbahaya.

 

Anak orang paling kaya di Indonesia

Dalam  film remake ini diceritakan bahwa Pengki adalah anak orang paling kaya di negeri ini. Sang ibu (diperankan oleh aktris senior Meriam Bellina) adalah pebisnis di bidang teknologi yang sukses. Jadi tak heran bila pemandangan di rumah Pengki dipenuhi barang-barang berteknologi canggih. Saking kayanya, sang ibu, yang dipanggil Emak sampai dapat “membeli” para pejabat untuk memuluskan keinginannya.

 

Sarat lagu dan tarian ala La La Land

Selain kejenakaan tingkah Pengki, penonton juga akan dihibur oleh adegan yang sarat dengan lagu dan tarian oleh Pengki dan Aida (Delia Husein). Di sini Anda bisa menyaksikan kembali lagu-lagu populer karya Benyamin S, seperti Abang Sayang, Biang Kerok, Di Sini Aje, dan Hujan Gerimis.

 

Qomar menjadi ketua mafia

Setelah berakting di film Perfect Dream, Haji Qomar, comedian kawakan sekaligus wakil rakyat akan turut terlibat dalam film Agen poker terbaik ini sebagai kepala gangster yang kejam tapi konyol.

 

Plot yang menarik

Pada film Benyamin: Biang Kerok ini adegan demi adegan mengalir dengan lancar, mulai dari tingkah Pengki yang konyol, action, hingga scene serius, tiba-tiba saja film sudah berakhir sehingga banyak penonton yang merasa durasi film ini kurang.

 

Mengapa sutradara memilih Reza Rahadian

Saat diumumkan menjadi pemeran Pengki pada film Benyamin: Biang Kerok tak sedikit yang menyangsikan atau bisa dikatakan skeptic  akan keputusan Hanung Bramantyo. Padahal pemilihan Reza tersebut bukannya tanpa pemikiran masak-masak. Hanung mengatakan bahwa ia memerlukan actor terbaik untuk menjadi Pengki, sama halnya saat ia membutuhkan actor untuk menjadi Habibie.

 

Beruntung saat pertama kali didapuk menjadi sutradara film ini produser dan sutradara sudah sepaham bahwa pemeran Pengki harus Reza karena memang tak ada actor lain yang bisa menjadi pilihan. Di sisi lain Hanung sendiri mengakui bahwa perfilman Indonesia memang membutuhkan regenerasi actor tetapi tampaknya hal itu bukanlah sesuatu yang mudah. Sebagaimana membawa kembali sosok legenda yang sangat ikonik juga bukan hal yang semudah membalikkan telapak tangan.

 

Reza Rahadian sendiri merasa beruntung dipercaya memerankan sosok Pengki karena sejak lama ia berharap dapat bermain dalam film musical yang tak hanya melulu berakting tetapi juga bernyanyi. Ia sendiri berprinsip bahwa profesi yang ia jalani tersebut menuntut yang bersangkutan harus cerdas dan dapat menyesuaikan diri mengikuti naskah yang diberikan.

 

Selamat menonton!

Meninggalnya Kapten Fiorentina Guncangkan Italia

Tiap kali klub sepak bola besar Fiorentina, bertanding ke luar kota, pemain pertama yang datang dan menyantap sarapan adalah Davide Astori. Karena itu lah saat pria 31 tahun tersebut tak juga kunjung muncul di restoran hotel ketika Fiorentina bertandang ke Udine untuk melakoni pertandingan dengan Udinese dalam pertandingan lanjutan Serie A di hari Minggu (4/3) kemarin, rekan-rekannya mencium gelagat yang tidak beres.

“Penyakit Mendadak”

Untuk memastikannya, salah satu staf klub menghampiri kamar Astori. Di sana ia mendapati pemain Poker Online bertahan itu telah meninggal. Fiorentina lalu menyebutkan bahwa kematian sang kapten itu disebabkan “penyakit mendadak”. Kabar kematian Astori lalu sontak membuat keluarganya, teman-teman dan juga klubnya serta seluruh Italia terkejut bukan main. Terlebih lagi penjaga gawang klub Fiorentina, Marco Sportiello, yang dikabarkan bermain Playstation dengan Astori sampai jam 23.30 malam sebelumnya juga sangat terkejut.

Kondisi ini yang kemudian mengakibatkan pertandingan melawan Udinese ditunda. “Dalam situasi yang seperti ini, semuanya tidak lagi penting. Saya sangat terguncang oleh tragedy buruk ini,” ucap pelatih dari Udinese lewat cuitannya.

Keterkejutan pun diutarakan Matteo Renzi, mantan Perdana Menteri Italia, dan juga menjadi mantan Walikota Firenze serta pendukung dari klub Fiorentina. Ia mengatakan, “Kelihatannya mustahil untuk saya. Saya tidak percaya.”

Di Cagliari, klub yang juga pernah diperkuat oleh Astori selama kurang lebih 6 tahun itu pun sedianya akan menggelar pertandingan melawan Genoa. Dan pemain-pemain Cagliari dan Genoa bahkan tengah melakukan pemanasan saat mereka diberitahu tentang nasib Astori.

Penjaga gawang Genoa yakni Mattia Perin, tak bisa menahan tangisnya yang tersedu-sedu. Penonton-penonton yang ada di Stadion Luigi Ferraris juga sama sekali tak mengutarakan kekecewaan ketika pengumuman menyatakan bahwa pertandingan ditunda. Justru, mereka bertepuk tangan untuk menghormati mendiang Astori.

Tidak lama setelah itu, Damiano Tommasi, Ketua Asosiasi Sepak Bola Italia, mengumumkan adanya penundaan semua laga sepak bola pada hari Minggu kemarin.

Semua Sedih Atas Kematiannya

Mantan pelatih Cagliari yang sekarang menjadi juru taktik Juventus, Massimiliano Allegri, juga mengatakan bahwa “melatihnya (Astori) adalah sebuah keistimewaan.”

Lalu ada juga Gianluigi Bufon, kiper legendaris timnas Italia, yang menjadi kiper ketika Astori memperkuat Gli Azzuri-julukan Timnas Italia-merilis pernyataan yang sangat menyentuh. “Istrimu serta semua anggota keluargamu saat ini menderita. Putrimu yang sekarang masih kecil berhak tahu bahwa ayahnya berhak untuk disebut sebagai sosok yang sempurna dari semua sisi. Kamu adalah suatu wujud dari dunia era lama yang mengutamakan nilai-nilai seperti pendidikan, altruism, keeleganan, dan rasa hormat pada sesame,” tulis Bufon.

Memperkuat Berbagai Klub

Astori yang lahir di San Giovanni Bianco, sebuah kota yang jauhnya 60 km dari Milan, menapaki karir sepak bolanya dengan bergabung bersama tim muda AC Milan yang sebelum kemudian dirinya direkrut oleh Cagliari pada tahun 2008. Ia menghabiskan 8 tahun di klub itu sampai sangat akrab dengan sejumlah orang atau pemain lainnya misalnya Diego Lopez dan juga Alessandro Agostini.

Ia juga membuka kedai es krim Cremoso bersama dengan Lorenzo Ariaudo yang merupakan mantan rekan satu timnya. Hal ini menunjukkan betapa eratnya hubungannya dengan klub dan juga kota Cagliari. Dan kemampuan ciamiknya yang konsisten itu lah yang pada akhirnya membuatnya dipanggil untuk memperkuat Timnas Italia. Tercatat ia sudah membela negara sebanyak 14 kali dalam laga-laga resmi.

Gaya Man United ‘Tidak Klop’ Sejak Kedatangan Alexis Sanchez

Charlie Nicholas mantan pesepakbola professional yang pernah membela Celtic dan Arsenal memberikan komentar terhadap gaya permainan Man United yang sedikit berubah dan bisa dikatakan tidak klop khususnya setelah kedatangan Alexis Sanchez. Bahkan dia menyebut dengan istilah ‘tersedak’ yang artinya, Man United butuh solusi segera jika tidak ingin mengalami nasib buruk.

Formula Baru Belum Bekerja

Menurut Nicholas formula suksesnya Manchester United telah “tersedak” atau tidak klop usai penandatanganan Alexis Sanchez.Ini karena Romelu Lukaku tidak bisa berjuang maksimal padahal permainannya dikatakan sangat impresif walaupun belum menunjukan kemampuan maksimalnya. Hanya saja, dari jumlah menit pertandingan yang diikuti dan gol yang telah dicetak, Lukaku memiliki rekor yang sama dengan apa yang telah dicatatnya sewaktu membela Everton.

Lukaku memang telah gagal mencetak gol saat Man Utd melawan salah satu dari delapan tim teratas saat ini di Liga Primer dan menghadapi mantan klubnya Chelsea di Old Trafford pada hari Minggu ini. Striker asal Belgia tersebut telah mengembangkan reputasi yang sama saat berada di klub sebelumnya dengan mencetak 21 gol musim Dewa poker ini namun gagal menemukan target utamanya sewaktu dalam kunjungannya ke Sevilla, Newcastle, Tottenham dan Burnley.

Berbicara di acara The Debate, Nicholas mempertanyakan bagaimana Lukaku dipandang oleh rekan satu timnya yang melakukan bentrokan penting melawan juara bertahan Liga Primer tersebut.Dia mengatakan; “Dia (Lukaku) memiliki kecepatan dan kekuatan dan saya selalu menyukainya saat saya melihatnya di Everton,” katanya.”Saya tidak berpikir adanya tekanan berada di Manchester United adalah masalah baginya.Tapi itu seperti mengatakan jika seolah-olah mereka tidak cukup mempercayainya.

Nicholas mengatakan dengan jujur jika sejak kedatangan Sanchez, gaya atau formula permainan Man United terlihat tidak bagus. Dia mengatakan; “Jose Mourinho selalu memainkannya karena dia adalah pemain terbaik mereka.Tiba-tiba, formula tersebut tercekik sejak Sanchez pergi ke sana.”Artinya, kedatangan Sanchez justru membuat Lukaku tidak bisa melakukan banyak hal.

Kesulitan Bagi Lukaku

Nicholas menganggap potensi Lukaku tidak dimainkan sebaik mungkin oleh Mourinho. Dia jelaskan; “Jika saya bermain dengan Lukaku, saya akan memberikan bola ke dia lebih awal, dia mendapatkan semua aset, jadi jagalah agar tetap terlibat (dalam pertandingan), dia kedinginan karena dia tidak memberikan servisnya. Bagi saya, gaya (permainan itu) tidak menguntungkannya.”

Memang Mourinho memiliki beberapa opsi yang bisa dimainkan karena ada beberapa pemain seperti Anthony Martial, Marcus Rashford atau Sanchez. Tapi, tidak bagi Lukaku yang sedikit terhambat karena gaya permainan yang diterapkan saat ini. Nicholas yakin Lukaku bisa mendapatkan keuntungan dari Juan Mata yang telah tampil di banyak permainan, karena pemain asal Spanyol tersebut mampu memberikan kreativitas yang dilihat dari Henrikh Mkhitaryan di awal musim.”

Mantan pemain Arsenal dan Celtic tersebut juga menambahkan: “Jika United memainkan Mata, seseorang yang sedikit pandai, dia bisa memberikan bola. Tiba-tiba, formula itu tersendat sedikit sejak Sanchez pergi (dimainkan) ke sana dan mereka telah bermain-main dengan berbagai hal (kesibukan tak berguna) .

Nicholas mencoba untuk mengingatkan kembali bagaimana Lukaku bermain maksimal dulu.Dia menjelaskan; “Ketika Anda melihat ke belakang ke arah klub Everton dan Belgia, kekuatan Lukaku terlihat saat dia berlari ke area penalti dan dia berbalik dengan kaki kiri dan berlari ke arah Anda, pemain belakang membenci itu.Saat itulah dia berada pada posisi terbaiknya.” Kita akan segera melihat permainan Lukaku selanjutnya.

Gulung Arsenal 3-0, Manchester City Juarai Piala Liga Inggris 2018

Manchester City sukses membuktikan kalau mereka adalah calon juara Premier League musim 2018. Untuk musim ini saja, The Citizens berhasil meraih trofi pertama mereka lewat turnamen Piala Liga Inggris (EFL Cup). City berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Arsenal dengan skor 3-0 di babak final yang dilangsungkan di stadion Wembley hari Minggu (25/2) kemarin.

 

Pertandingan babak final sendiri memang berlangsung seru. Arsenal yang begitu merepotkan dan tampil menekan mendadak terkejut saat City meraih gol pertama lewat gol Sergio Aguero di menit ke-18. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan City. Memasuki babak kedua, anak asuhan Pep Guardiola itu semakin menekan The Gunners. Hingga akhirnya Vincent Kompany dan David Silva masing-masing mencetak gol di menit ke-58 dan ke-65.

 

Arsenal sendiri sebetulnya bermain bukan tanpa menekan. Karena sebetulnya pada menit ke-8, Mesut Oezil hampir saja membuka peluang saat mengirimkan umpan matang ke Pierre-Emerick Aubameyang yang masih gagal di depan gawang Claudio Bravo. Lalu di menit ke-23, Aaron Ramsey juga hampir saja menyamakan kedudukan tapi masih bisa ditahan oleh  Bravo.

 

Tertinggal tiga gol, Arsenal sempat memiliki asa di menit ke-75 lewat percobaan Granit Xhaka yang ternyata tendangannya masih sedikit melambung dari luar kotak penalti. Hingga akhirnya babak kedua berakhir, Arsenal sama sekali tak berkutik di depan pertahanan sempurna City dan merelakan gelar juara Piala Liga Inggris 2018 jatuh ke tangan City.

 

Piala Pertama Dari Pep Guardiola

Kemenangan di babak final Piala Liga Inggris 2018 tentu berarti betul bagi Guardiola. Karena ini adalah piala pertama Guardiola bersama City dalam dua musim kiprahnya jadi pelatih City. Sekedar informasi, The Citizens memang memiliki harapan yang sangat besar kala mendatangkan Guardiola dari Bayern Munich tahun 2016 silam. Saat itu sang pemilik, Khaldoon Al Mubarak, memang ingin City bisa kembali berjaya di Inggris dan kawasan Eropa.

 

Hanya saja musim pertama bersama City dilewati Guardiola dengan mengecewakan. Menghabiskan dana luar biasa fantastis untuk belanja pemain, City sama sekali tak memiliki gelar satupun. Namun musim 2017-2018 ini, City berubah menjadi teror bagi siapapun. Raihan juara di Piala Liga Inggris 2018 adalah buktinya. Dan kini City berpeluang menjadi juara Premier League mengingat mereka masih nyaman di posisi puncak klasemen sementara dengan total 72 poin, jauh meninggalkan seteru abadi mereka, Manchester United di posisi kedua dengan 59 poin.

 

“(Juara Piala Liga Inggris) Ini penting. Kami sangat gembira dan selamat untuk seluruh elemen Manchester City dan juga fans kami. Trofi ini untuk Manchester City can bukan untuk saya. Sekarang kami berkonsentrasi ke Premier League, di mana kami akan berusaha memenangi laga-laga sisa kami dan juga Liga Champions,” ungkap pelatih berusia 47 tahun ini kepada Sky Sports seperti dilansir Detik.

 

City Sudah Lima Kali Juarai Piala Liga Inggris

Gelar juara di Piala Liga Inggris 2018 membuat City menjadi salah satu tim tersukses dalam kompetisi EFL Cup. Saat ini City menyamai rekor MU yang sama-sama mengumpulkan lima gelar juara EFL Cup. City sebelumnya sudah jadi juara pada 1969/1970, 1975/1976, 2013/2014, 2015/2016. Selain City dan MU, klub lain yang lima kali jadi juara EFL Cup adalah Aston Villa dan Chelsea. Sementara klub bergelar EFL Cup terbanyak adalah Liverpool dengan delapan buah.